Bisnis Berpeluang Besar.
Meski semula hanyalah bisnis kecil-kecilan, namun karena potensinya besar, maka bisnis Palm Sugar inipun cukup memiliki prospek yang baik. "Waktu pertama kali saya memproduksi dan saya perkenalkan kepada orang asing ternyata mereka bilang bahwa gula inilah yang dicari mereka saat ini. Bahkan saya pernah ditelepon orang Jepang dan mereka mengatakan mau membeli produk saya karena Palm Sugar atau gula aren ini merupakan gula organik dan termasuk produk organik yang cukup mahal di Jepang. Sejak itulah saya yakin bisnis saya akan berkembang," ujarnya.
Berbekal dari potensi itulah, Indrawanto mencoba mengembangkan beberapa produk Palm Sugar dan menawarkannya ke beberapa perusahaan/industri, semisal perusahaan katering, perusahaan industri jagung manis, perusahaan makanan, perusahaan bakery, dan perusahaan lain yang terkait dengan penggunaan gula, khususnya gula organik.
Saat ini Indrawanto, dengan mendirikan CV Dipa Maju Bersama, mampu memproduksi tak kurang dari 20 ton palm sugar dalam sebulan. Pasar produk ini tumbuh sangat baik, namun kemampuan produksi yang masih terbatas. "Saya bahkan harus bekerjasama dengan 300 petani di wilayah Banten dan Jawa Barat untuk mensupply kebutuhan Palm Sugar. Saya memilih Banten dan Jawa Barat karena faktor jarak dimana saya harus mengontrol proses produksi di lokasi tersebut," cetusnya.
Saat ini dengan memberikan sentuhan kemasan yang lebih marketable, penjualan Palm Sugar yang diproduksi Indrawanto memberikan harapan yang membanggakan.
"
Marketnya sekarang semakin berkembang. Di hotel-hotel di dunia kini pasti selalu menyediakan gula putih dan merah dalam set menu di restorannya. Ini menandakan gula merah atau palm sugar sudah mendunia dan menjadi kebutuhan. "Memang produk saya sendiri tidak langsung masuk ke hotel-hotel tersebut dan bahkan di hotel-hotel dunia, namun beberapa perusahaan yang saya supplay dan mereka mengemasnya dalam sachet-sachet kecil untuk dikirim ke hotel-hotel terebut," ujarnya.
Saat ini harga palm sugar curah dijual Rp10ribu per kg, dengan kadar kekeringan tertentu. Palm sugar dalam kemasan sachet dijual Rp5 ribu, sedangkan dalam kemasan botol berbentuk cair dijual dengan harga Rp15ribu per botol. Indrawanto berharap suatu saat ia ingin melakukan ekspor sendiri palm sugar ini, karena palm sugar produksi Indonesia sebenarnya sangat banyak dicari oleh konsumen manca negara. Dengan enam orang karyawannya, ia kini bekerja sama dengan petani produsen palm sugar yang membuat produk palm sugar setengah jadi dan selanjutnya ia yang mengolahnya, dan melakukan packaging dengan mesin.