Alkisah, ada seorang pemilik toko yang meletakkan sebuah jam besar di tokonya. Selama bertahun-tahun, ia mengamati ada seorang laki-laki yang selalu datang ke tokonya saat makan siang. Laki-laki itu datang, mencocokkan jamnya dengan jam besar di toko, lalu pergi.
Karena penasaran, pemilik toko itu pun suatu hari bertanya langsung pada laki-laki itu.
"Kenapa anda selalu mencocokkan jam di toko saya?"
Laki-laki itu menjawab
"Saya ini mandor di pabrik sebelah toko anda. Tugas saya meniup peluit tanda pulang setiap jam 5 sore. Dan saya ingin jam saya tepat waktu."
Mendengar jawaban itu, pemilik toko itu pun tertawa terbahak-bahak.
"Apanya yang lucu?" tanya mandor.
Pemilik toko itu pun menjawab, "Selama bertahun-tahun ini, justru saya yang selalu mencocokkan jam besar ini dengan bunyi peluit anda setiap jam 5 sore."
Siapa meniru siapa?
Apakah dalam berbisnis anda sudah meniru orang yang tepat? Siapa yang anda tiru? Orang yang sukses berbisnis atau orang yang sukses memotivasi?
Bak jamur di musim hujan, saat ini banyak mentor motivasi bisnis menawarkan berbagai program pengembangan usaha atau seminar peluang usaha milyaran. Dengan mudahnya mereka memberikan iming-iming cepat kaya dan kebebasan finansial di iklan mereka.
Hati-hati! Lebih banyak orang yang tahu TEORI berbisnis daripada orang yang benar-benar tahu bagaimana cara menjalankan suatu bisnis yang sukses.
So, belilah kesuksesan yang sudah terbukti hasilnya, bukan teori atau omong kosong belaka.