Saat saya memutuskan untuk membuat usaha ini, terus terang saya modalnya pas-pasan. Modal yang terbesar kami pergunakan untuk membeli tempat usaha dan mesin-mesin. Membeli tempat usaha pun sebenarnya karena kebetulan juga. Saat itu saya sudah berkeliling ke sana kemari untuk mencari tempat usaha yang dapat memuat meja potong kain yang cukup panjang dan lebar. Tidak ketemu-ketemu, akhirnya dengan Bismilah saya membeli tempat yang luas sekalian.
Semula usaha ini benar-benar tidak ada dalam rencana saya. Saya hanya ingin berwirausaha dengan waktu yang cukup luang untuk keluarga. Ternyata usaha yang saya dirikan kini tumbuh. Alhamdulillah. Kapasitas produksi kami sudah mencapai 2000 potong pakaian dalam sebulan karena order yang datang rata-rata 2000 potong pakaian muslim anak-anak perempuan setiap bulannya. Sebenarnya saya bermitra dengan beliau itu belajar. Makanya sambil belajar saya juga mengembangkan usaha ini dengan membuat pakaian muslim anak-anak ABG. Saya tertarik membuat desain untuk anak-anak ABG karena marketnya masih terbuka lebar. Belum banyak pemain yang masuk ke market busana muslim anak ABG. Jadi modal saya ini modal berani dan belajar dengan orang-orang yang telah sukses lebih dulu.
Saat ini saya mencoba membuat produk sendiri dengan merek yang dibuat sendiri. Makanya sekarang saya harus bisa membagi antara membuat produk pesanan mitra usaha dengan produk sendiri. Jadi kalau ada waktu jeda seminggu saya bisa menggunakan itu untuk membuat produk saya sendiri. Ke depan supaya tidak kerepotan saya akan membagi penjahitnya. Dengan demikian dua-duanya bisa jalan sehingga brand saya sendiri juga bisa eksis. Disini saya punya dua brand yaitu Dromadery untuk baju muslim ABG dan Kaaffah untuk mukena, sajadah, jilbab dan asesoris.
Kebetulan produk saya sendiri sudah masuk ke Malaysia. Kami mendapatkan order dari Malaysia melalui pameran yang kami ikuti disana. Ternyata respon buyer Malaysia cukup bagus terhadap produk saya. Bahkan setiap 3 bulan sekali mereka datang kesini untuk belanja dan rata-rata sekitar 500 baju muslim ABG serta anak-anak. Jadi untuk brand saya sendiri fokusnya ke ABG karena baju muslim anak-anak ini sudah banyak sekali pemainnya apalagi yang masuk ke Tanah Abang. Saya lihat pasar ABG ini masih sedikit pemainnya sementara untuk pasar dewasa saya masih belum berani karena sudah banyak pula pesaingnya.
Selain masuk di Malaysia produk saya sudah masuk ke toko-toko di PGC, Bogor dan rencananya akan kita pasarkan melalui website. Karena usaha saya makin besar, lama kelamaan volume usahanya juga makin banyak. Beruntung suami mau membantu, meskipun ia juga memiliki kesibukan lain di tempat mereka bekerja. Beberapa hari yang lalu cukup banyak dari pelanggan yang memesan busana muslim ABG untuk persiapan lebaran. Saya katakan, saya sudah tidak sanggup untuk memenuhi pesanan yang begitu banyak. Kami menawarkan stok yang ada saja. Mereka setuju karena harganya memang tidak mahal. Hanya Rp40ribuan perpotong, harga yang cukup terjangkau bagi seluruh masyarakat.
Kedepan, saya ingin memasarkan produk saya lebih luas. Saya ingin memiliki toko sendiri di Pasar Tanah Abang. Cuma harganya memang sangat mahal sehingga belum terjangkau bagi kami yang baru mulai berbisnis.Makanya saya buka toko-toko kecil-kecilan saja di Perumahan Jatijajar, Depok ini, yang saya kombinasikan dengan membuka usaha salon muslimah, yaitu salon perawatan khusus bagi wanita muslim Harapan saya, jikalau ada pelanggan salon yang datang dapat belanja perlengkapan muslimah sekalian. Atau sebaliknya.
Kesan Setelah Berbisnis Sendiri
Setelah memiliki bisnis sendiri, ternyata banyak risiko yang harus dihadapi tetapi saya lebih happy daripada bekerja di tempat lain. Justru dengan ada risiko itulah saya menjadi lebih kreatif dalam menghadapi setiap masalah. Bagitu juga dalam menangani SDM yang tipical-nya berbeda-beda. Ternyata memang tidak mudah menghadapi berbagai sifat karyawan yang berbeda-beda ini. Perlu kearifan. Tetapi saya bersyukur dapat berani memulai usaha sendiri dan menjalani usaha dengan enjoy. Semoga dalam 4 tahun mendatang saya bisa memiliki pabrik konveksi sendiri karena saya ingin emmberikan lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya kepada masyarakat sekitar saya. Saat ini juga sudah ada kabar baik yang melegakan. Sebuah perusahaan fashion dari Perancis sudah tertarik untuk melakukan order pakaian dalam jumah banyak dan jangka waktu yang cukup panjang. Semoga.
BIODATA
Nama: Hj. Sri Tri Sugiarti, SE., MM (38)
Alamat: Perum Jatijajar Estate Blok D 1 No. 5 Cimanggis Depok
Tlp.: 021 - 8747770, 0818 789 625
Bisnis: Busana Muslim "Dromedary dan Kaaffah"
Pedidikan: S2 IPB )
Anak: Kevin (12) dan Fadel (3,5)
Hobi: Nonton film action